RSS Feed

#Belajar Dari Ulat Bulu

Posted by Maliq Abd


Dalam beberapa pekan ini (April 2011), sejumlah media ramai memberitakan mengenai wabah ulat bulu yang “menyerang” sejumlah daerah, mulai dari Probolinggo, Jawa Timur, hingga daerah di wilayah Sumatera. Seolah-olah ulat bulu’lah yang menjadi tersangka’nya dalam pekan ini.
Dalam tulisan ini, saya bukan menuduh sejumlah media terlalu berlebihan dalam mengekspose adanya ulat bulu seolah-olah dan menjadi wabah nasional, namun adanya satu atau dua jenis ulat di pohon milik warga adalah sangat wajar, tapi memang lagi musim’nya media “jualan” ulat bulu, maka media menjadi “overprotektif” terhadap isu-isu tersebut.

#Hafidz

Posted by Maliq Abd

Mengapa bangsa Israel dalam penyerangannya ke Palestina lebih memfokuskan pada anak-anak, sehingga separuh atau 50 persen korban perang Israel terhadap Palestina adalah anak-anak…

Hal ini karena, anak-anak Palestina mempunyai keistimewaan sebagai penghafal (Hafidz) Al-Quran, sehingga secara tidak langsung akan menoba memusnakan penghafal Hafidz tersebut…

Seperti yang pernah dilakukan Pemimpin Hamas usai Ramadhan 1429 H lalu yang melantik sekitar 3500 anak Palestina Hafidz Al-Quran.

#Syekh Puji dan Manohara

Posted by Maliq Abd

Terbesit cerita lama tentang seorang pujaan hati yg akhirnya jatuh pada pelukan lelaki penuh materi..
-------------------
Memang tidak bisa disalahkan jika pada saat ini sejumlah kaum hawa memilih lebih aman (savety) utk menjalani hidup di dunia, meski harus menjual sebuah kebebasan hati yg sebenarnya tidak kongkrit.

Seperti halnya cerita demi cerita yang menjadi bagian dari sebuah perjalanan hidup di negeri ini..

#Ta'aruf dan Salah Kaprah

Posted by Maliq Abd

“Pernah seorang temen bertanya mengenai makna/arti dari kata ta’aruf.
“Aq balik bertanya, mengapa menanyakan hal itu..??,

“Usut punya usut dia ternyata habis nonton film “ayat-ayat cinta” yang populer itu, dan dia menganggap kata “ta’aruf” begitu sakral dipendengarannya.

Kata “ta’aruf” menurutnya, digunakan apabila seorang muda-mudi yang akan serius melanjutkan ke jenjang pernikahan, maka perlu ta’aruf terlebih dahulu.
 
“He.he.he “aq tersenyum mendengar penjelasan dia, yang begitu banget mensakralkan kata “ta’aruf”.
“Disadari atau tidak, pengaruh media seperti halnya film atau sinetron, telah mengkotak-mengkotak’an pemikiran pemuda bangsa ini, sehingga kreativitas pemuda zaman sekarang kayaknya sudah g’ ada.

Surabi Imut Citra Rasa Malang

Posted by Maliq Abd

Surabi/serabi Imut, selama ini dikenal ada di daerah Bandung, Jawa Barat. Meski bentuknya imut (kecil), namun makanan khas Indonesia yang terbuat dari komposisi tepung dicampur bahan-bahan lain ini cukup mengenyangkan dan harganya pun tidak membuat kantong bolong.

Meski paling banyak ditemukan di Kota Bandung, namun bagi warga Jawa Timur tidak perlu pergi jauh ke sana untuk menemukannya, sebab bisa dijumpai di Kota Malang dan sudah melegenda sejak tujuh tahun lalu karena rasa yang ditawarkan sangat berbeda dengan surabi imut aslinya.

#Antara Kecanggihan Teknologi dan Kebutuhan Manusia

Posted by Maliq Abd

          Siang itu, saya berhenti di sebuah warung sederhana dekat kantor Surya dan Kompas Kota Malang untuk makan siang. Di sela menikmati menu yang disajikan, disamping saya ada pembicaran menarik antara seorang sales dan satpam tentang sebuah handphone yang baru saja dimiliki sales tersebut.  

“Handphone anyar yo mas, (hanphone baru ya ma),” ujar satpam tersebut.
"Iyo jek tas tuku iki mas, regone larang, blackbary sing anyar iki, (Iya mas, baru beli dan harganya mahal, sebab ini blackbary yang baru),” kata sales.
“Sampeyan duwe FB ta?, (anda punya Facebook/jejaring sosial),” tanya sales.

          Mendapat pertanyaan itu, satpam hanya menatap kosong (melongo) wajah si sales seolah membayangkan harganya puluhan juta.